Baca Juga: Dampak Sampah Plastik di Laut: Rusak Ekosistem dan jadi Mikroplastik Berbahaya
"Kemarin (2023) kita sudah revitalisasi Pasar Baruga. Sekarang kondisinya sudah sangat representatif untuk melaksanakan aktivitas jual beli. Saya resmikan langsung pasarnya tahun ini (Januari 2024)," ungkapnya.
Selain menggagas program revitalisasi, kata Muhammad Yusup, pihaknya juga bakal menggandeng kelompok E-commerce Komunitas Informasi Masyarakat (ECO-KIM) terkait penyediaan informasi pasokan (stok) pangan di pasar tradisional.
"Kami mendorong Perumda Pasar Kota Kendari untuk bekerja sama dengan ECO-KIM. Kerja sama itu dibangun dalam rangka pengendalian inflasi melalui penyediaan informasi kebutuhan pangan yang bisa dijangkau masyarakat secara real-time dan up to date. Termasuk membantu pedagang dalam memasarkan dagangannya melalu E-Commerce," pungkasnya. (A)
Penulis: Erni Yanti
