KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu moda transportasi umum lokal Kota Kendari atau yang lebih dikenal dengan sebutan pete-pete, tidak mengalami kenaikan harga sewa pasca tidak adanya BBM bersubsidi. Harga sewa penumpang pete-pete bervariasi mulai Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per penumpang.

Salah seorang supir pete-pete, Harianto Ardin mengatakan pasca tidak adanya BBM bersubsidi harga sewa untuk pete-pete tetap seperti biasa. Untuk pelajar Rp 3 ribu dan umum Rp 5 ribu.

"Itu jaraknya dari kampus baru Universitas Halu Oleo sampai di Kota Lama, Kecamatan Kendari, Kota Kendari," katanya Rabu, (22/6/2022).

Harianto mengaku, meski bahan bakar yang ia gunakan bukan BBM bersubsidi lagi, tetapi ia enggan menaikan sewa untuk para penumpangnya.

"Kita sekarang gunakan pertalite, meski kita harus rela mengantri panjang di SPBU. Terkait kenaikan harga untuk sewa sebenarnya tergantung kesepakatan dari teman-teman supir yang lain," terangnya.