KENDARI, TELISIK.ID - Sejak pasca bentrokan antar dua kelompok pemuda pada Kamis (16/12/2021) kemarin, puluhan pedagan kaki lima hingga warung makan tidak ada yang berani untuk berjualan.
Hal tersebut diungkapkan salah seorang pedagang warung makan sari laut, Mas Bejo di pinggiran pantai jalan Ir. Haji Alala. Kata dia, sebelum terjadi bentrok mereka sudah buka pada pukul 16.00.
Namun karena melihat massa yang mulai anarkis dan membakar seluruh gerobak di Kendari Beach, ia pun dengan pedagang lainnya langsung menutup dan membongkar tenda jualannya.
Senada dengan itu, Egi, salah satu pemilik kafe lesehan, yang terpaksa membongkar kembali kafenya karena melihat suasana yang semakin kacau.
"Sejak kita lihat massa sudah mulai membakar gerobak di Kendari Beach, kita langsung bongkar kembali kita punya kafe, takutnya merembes ke sini," ungkap Egi, Jumat (17/12/2021).
