“Pada Januari 2023 suara dari pemilih (Presiden) Joko Widodo mendukung Prabowo sebesar 27,7 persen. Lalu meningkat lagi menjadi 33,9 persen pada bulan Mei 2023. Pada bulan Agustus ini suara dari pemilih Joko Widodo mengalir kepada Prabowo sebesar 36,4 persen,” jelas Bawono.

Baca Juga: Gabungkan Ekonomi Kapitalis dan Sosialis, Prabowo Dikritik Ekonom

Sebelumnya Ketua Umum Partai Gelora, Muhammad Anis Matta menyerahkan surat dukungan sebagai capres kepada Prabowo Subianto, saat acara deklarasi Partai Gelora Indonesia Mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI 2024-2029 di Djakarta Theater.

“Saya ingin menyebut Pak Prabowo sebagai man of the moment yang membuat kami di Partai Gelora dan partai-partai di koalisi mendukung beliau," tegas Anis Matta saat deklarasi.

Anis mengatakan, Partai Gelora lahir di tengah-tengah krisis dan lahir dengan satu mimpi menjadi solusi dari krisis itu. Untuk itu, partainya mencari sekutu. "Deklarasi ini merupakan perjodohan Partai Gelora dan Pak Prabowo dan teman-teman koalisi lainnya untuk mengantarkan Indonesia menavigasi Indonesia melalui krisis yang rumit,” kata Anis Matta.