Baca Juga: Vaksinasi Tak Cukup Target, SMU di Muna Bakal Ditutup Sementara
Sementara itu, Dita salah satu warga di pesisir pantai Sengari Kelurahan Wangkung, juga mengaku panik dengan gempa tersebut.
Dita mengatakan, setelah muncul isu Tsunami akibat dari gempa itu ia dan keluarganya lari ke luar rumah dan mencari dataran tinggi untuk mengungsi.
Beruntung ada informasi terbaru yang menyebut bahwa BMKG telah mencabut peringatan dini Tsunami, sehingga ia dan keluarganya pun merasa legah.
"Sekarang sudah agak legah karena info itu. Tapi kami tetap waspada karena rumah kami dekat pantai," ujarnya. (A)
