"Westafel itu kami langsung berikan pada wali kota ataupun bupati, karena kami tidak terlalu tau persis lokasi daerah yang benar membutuhkan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19," tambahnya.

Polondu juga menyampaikan bahwa, kegiatan BLK Kendari hanya untuk membantu sesama karena sesuai tujuan yang diarahkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
"Kami melakukan ini dengan keikhlasan, kalaupun ada anggapan dari luar ndak apa apa, biarkan masyarakat yang menilai," singkatnya.
Baca juga: Masuk Pasar Butung Makassar Wajib Cek Suhu Tubuh
Instruktur Las BLK Kendari, Syaharudin juga mengatakan, untuk penggunaan westafel ini dirancang berbeda dari yang lain.
