Jubir Satgas COVID-19 Muna, dr La Ode Ahmad Wahid Agigi menegaskan, informasi yang beredar di Medsos itu tidak benar alias hoax. Ia sudah konfirmasi pada pasien. Mereka menyatakan sejak tiba di Maligano lebih banyak melakukan isolasi diri di rumah masing-masing. Bahkan, saat lebaran Idhul Fitri, mereka hanya tinggal di rumah saja.
"Tidak benar itu. Rumah pasien ada di Desa Lapole, Kecamatan Maligano yang jaraknya sangat jauh dari Bakealu. Hari Minggu (31/5/2020), pukul 14.30 Wita, petugas Puskesmas Maligano menemui mereka untuk persiapan isolasi di RS," ungkapnya.
Ketua IDI Muna itu berpesan agar warga tetap menjaga kesehatan. Untuk memutus rantai penularan, Tim Satgas akan terus melakukan penelusuran terhadap para kontak erat pasien yang merupakan klaster baru itu.
Reporter: Sunaryo
Editor: Haerani Hambali
