"Apabila dibandingkan dengan swab PCR, akurasi testing ini mencapai 85%. Rapid antigen juga sangat efektif untuk mendeteksi pasien yang masih menular utamanya dengan CT Value di bawah 25 dan hasilnya cepat diketahui," jelasnya.
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Jatim per Rabu (16/12/2020), penggunaan rapid test baik antibody maupun antigen untuk kegiatan skrining dan tracing telah tembus 1.072.733 tes. Jumlah rapid test yang dilakukan tertinggi di Indonesia. Dengan populasi Jatim sekitar 40 juta penduduk, maka 1 dari 38 penduduk Jatim telah dites cepat COVID-19 dengan rapid test.
Sedangkan untuk swab test di Jatim sendiri tercatat 752.302 jumlah individu yang telah diperiksa PCR. (B)
Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan
Editor: Haerani Hambali
