Baca juga: Soal TKA, Fadli Zon Bandingkan Sikap Indonesia dengan AS

“Jadi walaupun kondisi pasien bagus, tetapi kalau hasil swabnya masih positif, kita masih tetap rawat, nanti hasilnya negatif setelah 2 kali swab  baru bisa dipulangkan,” jelas dokter spesialis paru ini.

Dalam penanganan pasien positif  COVID-19, tidak hanya mengandalkan obat dokter dan suplemen, menurut Direktur RS Bahteramas ini, tetapi diberi juga tambahan probiotik atau herbal.

Dokter Iwan menyebutkan, sesuai prosedur, penanganan pasien COVID-19 diklasifikasikan menjadi dua, yakni ada pasien yang dirawat secara khusus dan ada yang dirawat secara biasa.

Sedangkan pasien yang dirawat secara khusus menurutnya, adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes atau gagal ginjal maka akan dipisahkan dengan pasien-pasien yang dirawat dengan keluhan ringan.