BUTON SELATAN, TELSIK.ID - Wakil ketua satu DPRD Buton Selatan (Busel), Aliadi, mempertanyakan pengelolaan anggaran COVID-19 Pemda Busel yang nilainya hingga puluhan miliar. Pasalnya, lebih dari 40 jiwa masyarakat Busel yang datang dari luar daerah kemudian dikarantina di lokasi perkantoran, dibiarkan terlantar begitu saja.
Kata dia, para pasien karantina mandiri tersebut telah menjalani pemeriksaan awal, dan hasilnya negatif. Namun yang menjadi persoalan saat ini adalah kebutuhan logistik yang sama sekali tidak disiapkan Pemda.
Menurut dia, Pemda Busel dari jauh seharusnya sudah menyiapkan logistik tersebut. Apalagi, anggaran daerah yang dikucurkan dalam penanganan COVID-19 puluhan miliar.
"Anggaran banyak begitu mau diapakan. Saya datang di sana tadi itu untuk antarkan air minum dan makanan," bebernya.
Ketua DPD Hanura Busel ini menambahkan, jangankan logistik, petugas medis yang mengontrol kondisi kesehatan pasien juga tak terlihat berada di tempat. Apalagi mau berbicara persoalan alat pelindung diri (APD). Padahal semua itu telah masuk dalam item belanja Covid.
