“Target nasional tahun 2024 adalah 14 persen, sementara kondisi Kolaka saat ini berada di 22 persen. Untuk itu, kami akan memperkuat konvergensi SKPD dan meningkatkan pendanaan,” ujar Jayadin.
Baca Juga: Paslon Darwin-Ali Berkomitmen Wujudkan Pemerintahan Berintegritas dengan SDM Berkualitas
Upaya penanganan stunting dimulai dari pembatasan usia perkawinan, bekerja sama dengan Departemen Agama untuk memberikan penyuluhan kepada anak usia produktif, hingga memastikan anak yang baru lahir mendapatkan asupan gizi baik, termasuk pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama.
“Kami menyadari penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Seluruh SKPD harus turut andil, mulai dari penyusunan anggaran hingga intervensi program,” tambahnya.
Dengan program-program unggulan tersebut, Jayadin dan Deni optimis mampu membawa perubahan besar untuk masyarakat Kolaka. (C)
