Setelah itu, Amis tidur. Pukul 05.00 Wita, ia terbangun dan mengaku merasa pusing. Ia kemudian muntah-muntah.
Usai muntah, Amis kembali melanjutkan tidurnya. Pukul 06.00 Wita, ia terbangun dan mengatakan telah buang air besar di celana. Saat itu pula, petugas piket lalu menghubungi istrinya untuk membantu membesihkan kotoran di tubuhnya. Namun istrinya tidak mau dan hanya menitipkan pakaiannya ke petugas piket. Amis pun membersihkan dirinya sendiri di kamar mandi.
Beberapa saat kemudian, Amis mengeluh sakit dan langsung tak sadarkan diri. Petugas Reskrim dan Provost lalu membawanya ke Rumah Sakit (RS) dr LM Baharuddin sekira pukul 08.30 Wita. Setelah dilakukan penangan medis, nyawanya tidak bisa terselamatkan. (C)
Reporter: Sunaryo
Editor: Haerani Hambali
