"Saya lihat tadi polisi sisir jalan dari ujung ke ujung sambil tembakan gas air mata, pedis sekali," ucap seorang warga yang enggan menyebutkan identitasnya, Senin (12/6/2023).

Meski sudah disisir menggunakan gas air mata oleh Brimob Polda Sulawesi Tenggara, namun massa aksi tetap mombikot jalanan hingga sejumlah kendaraan tidak bisa melewati sekitaran Lorong Anawai sampai Pelangi.

Terlihat beberapa kayu yang menghalangi kendaraan untuk melintas di sekitaran lorong tersebut sampai menimbulkan kemacetan.

Beberapa kendaraan yang akan melintas tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan dan harus putar balik kembali mencari jalan lain.

Demi menyaksikan kejadian, beberapa warga berlarian mencari pelindung mata dari gas air mata, salah satunya Ode yang ikut menyaksikan membuka bajunya untuk menutupi mata dan wajah, menghindari tembakan gas air mata.