Salah seorang calon penumpang, Untung mengungkapkan, fasiltas umum seperti WC di pelabuhan diakuinya tidak layak untuk digunakan. Itu terlihat dari kebersihan dan ketersediaan air bersih.

Baca Juga: Pemudik Membludak, Berkah Bagi Pemilik Rumah Makan di Pelabuhan Torobulu

Ia juga menambahkan, karena air bersih yang susah, menyebabkan WC yang digunakan kotor, dan nampak tidak terawat.

"Kalau tentang pungutan biaya sebenarnya itu sah-sah saja, asalkan itu disediakan langsung oleh warga setempat. Tapi kalau itu dikelola oleh pihak pelabuhan lalu dimintai biaya seharunya tidak seperti itu," bebernya.

Sementara itu, seorang Ibu bernama Ros mengungkapkan, hal itu sangat membantu di saat-saat mendadak, Ros mengaku, memandikan anaknya yang berusia dua tahun dan membayar dengan biaya Rp 4000. Atas pungutan biaya, Ros tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut.