"Tiga sekolah ini akan tetap jalan, disebabkan karena pertimbangan bahwa ketiga sekolah ini utamanya SMPN 21 dan SMPN 19 Kendari tidak ada sinyal, sehingga kalau pembelajaran dari rumah tidak bisa jalan. Jadi kita putuskan mereka harus pembelajaran tatap muka," ujarnya.

Dia pun memastikan, tiga sekolah yang dibuka telah memenuhi syarat PBM tatap muka di masa pandemi seperti tersedianya sarana dan prasarana prokes mulai dari wadah pencuci tangan, handsanitizer, masker, pengaturan jarak tempat duduk siswa, dan unit kesehatan sekolah (UKS).

"SMPN 21 dan SMPN 19 Kendari tetap jalan sesuai dengan skenario yang kita tetapkan bahwa tetap mengikuti prokes. Dan terkhusus untuk SMPS Frater kita akan monitoring dalam seminggu ke depan ini, jika angka COVID-19 di Kendari semakin tinggi, otomatis akan kita tutup kembali PBM tatap mukanya," tambahnya. (B)

Reporter: Sasmiraza

Editor: Fitrah Nugraha