Setelah rasa dan teksturnya pas, dia kemudian langsung mencoba menjual di outletnya. Tepatnya di Tahun 2020 dia sudah memiliki menu andalan martabak yang berbeda dengan kuliner martabak lainnya.
Baca Juga: Tertantang Buka Usaha karena Mata Kuliah Kewirausahaan
Namun kendala yang dihadapinya sekarang, harga bahan baku yang melonjak naik. Sehingga dia terpaksa menaikkan harga martabaknya. Tentu saja ini berdampak pada berkurangnya pembeli. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia berusaha mempertahankan pelanggannya dengan cara memberikan diskon pada hari-hari tertentu.
Baca Juga: Banting Stir dari Usaha Menjahit, Tajoos Brood Backery Homemade Kekinian
"Untuk saat ini, cara mempertahankan pelanggan adalah saya memberikan diskon, mungkin Senin atau Selasa, kita buka diskon lagi," tutupnya. (C)
