“Hasil identifikasi secara morfologis, mamalia laut tersebut merupakan jenis paus sperma (Physeter macrocephalus) jantan dengan panjang total 5.8 meter, lingkar badan terbesar 2.98 meter, lebar ekor 1.8 meter,” jelas Imam.
Paus tersebut lanjut Imam, ditemukan dalam kondisi utuh dan lengkap. Terdapat beberapa luka seperti luka tusuk sebanyak 22 buah di seluruh tubuhnya.
Dua di antaranya, kata Imam, berada di sekitar lubang napas dengan luka cukup dalam.
“Terdapat memar/abses di rahang belakang, di kedua matanya luka dan mengeluarkan darah, sirip pectoral sebelah kanan diketahui dalam kondisi patah,” ungkap Imam.
Bangkai paus tersebut lalu dibawa menuju lokasi penguburan di Dusun Ledegiri, Desa Radamata, Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya. (C)
