"Kemampuan dan inovasi baru harus kita ciptakan, dengan melakukan berbagai lompatan kemajuan agar tidak ketinggalan zaman. Kita juga memerlukan kolaborasi yang lebih serius dalam merespons problem daerah," katanya
Baca Juga: Musda III KAHMI Kota Kendari Berlangsung Gayeng
Tak hanya itu, untuk merangsang anak muda menuju Sulawesi Tenggara maju ke depan, sudah saatnya dilakukan berbagai gerakan sesuai dengan perkembangan zaman.
Ia menambahkan, kaderisasi dan kurikulum pendidikan harus menjadi perhatian bersama untuk menciptakan pemimpin bangsa sekaligus adanya kampus merdeka harus merdeka juga menghadapi tantangan global agar tidak salah memetakan kompetitif menuju cita-cita penguatan ekonomi dan pembangunan dapat terwujud.
Sementara Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Tenggara, Umar mengatakan, kondisi kekayaan alam yang begitu melimpah, stakeholder dan pemuda harus bersatu padu membangun Sulawesi Tenggara dengan sumber kekayaan yang ada.
