"Kalau misalnya kami dapat meraih 5 kursi itu berarti kita sudah mencapai 25 persen dari jumlah anggota legislatif. Berarti kita dapat mengusung calon bupati sendiri," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, siapapun kader PKB berhak menjadi calon bupati Kolaka Utara, tidak mesti ketua partai.

"Kalau DPC PKB mampu meraih kursi maksimal, maka kita akan mengusung kader putra-putri terbaik Kolaka Utara dan tidak mesti ketua partai, siapapun yang berpotensi," tukasnya.

Terpisah, Ketua DPC PBB Kolaka Utara, Ashar menuturkan, saat ini PBB Kolaka Utara sudah memiliki modal 3 kursi untuk dipertahankan.

"Kita sudah punya modal 3 kursi, kami berharap 2024 nanti bertambah 2 kursi. Kalaupun tidak bisa kita pertahankan saja perolehan kursi yang sudah ada," bebernya.