"Masa Sultra hanya mengikuti enam Cabor dari 24 Cabor yang ditawarkan. Kan ini penurunan. Padahal tahun sebelumnya hampir semua Cabor diikutkan bertanding," cetus Bariun, Selasa (23/3/2021).

Padahal kata Bariun, pada POPNAS tahun 2019 lalu, Cabor Bulu Tangkis Sultra berhasil menyumbang Medali Perak.

Baca Juga: Kisah Penjual Ikan Cupang yang Hanya Mampu Hidupi Keluarga

"Sedangkan yang ikut enam Cabor itu kan tidak ada yang dapat medali. Kita juga bingung apa yang menjadi kelemahannya di sini. Apa lagi tidak ada keterbukaan terhadap Cabor-Cabor yang ada," papar Direktur Pascasarja Unsultra itu.

Jika banyaknya Cabor tidak diikutkan pertandingan dengan alasan COVID-19 kata dia, faktanya provinsi lain bahkan lebih banyak Cabor yang ikut pertandingan untuk menuju POPNAS.