KENDARI, TELISIK.ID - PDAM Tirta Anoa kembali dicecar Komisi II DPRD Kota Kendari atas pelayanannya yang dinilai tidak maksimal.

Hal itu akibat sejak tiga bulan terakhir beberapa kecamatan di Kota Kendari tidak mendapat pelayanan kebutuhan air bersih dari perusahaan daerah tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu menegaskan, agar pihak PDAM meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat Kota Kendari. Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan yang urgen.

"Sudah berbulan-bulan air tidak mengalir, baru setiap bulan diminta iurannya. Kasihan masyarakat," cetusnya saat hearing dengan pihak PDAM di DPRD Kota Kendari, Senin (8/11/2021).

Belum lagi, kata politikus PDIP itu, pihak PDAM disinyalir tak pernah memberitahukan masyarakat jika terjadi masalah teknis di lapangan. Akhirnya warga tak tahu menahu persoalan kendala yang ada, kabar pun akhirnya simpang siur.