Di samping itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan, juga mengakui persoalan air bersih selalu menempati urutan pertama yang masyarakat keluhkan saat dirinya melaksanakan reses.

"Keluhan masyarakat di setiap kita reses yang pertama PDAM, kedua kebersihan, ketiga banjir dan keempat penerangan jalan," ucapnya.

Baca Juga: 3 Bulan Masuk Docking, KFC Jetliner Belum Berlayar

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan, pemerintah kota tengah mengupayakan perubahan perda tentang PDAM tidak hanya dari sisi nomenklatur kelembagaan, tetapi betul-betul memberi porsi yang besar dalam rangka membentuk Perumda Air Minum yang menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance.

Ditanya apakah itu merupakan kegagalan wali kota sebelumnya dalam memecah persoalan air PDAM, Pj wali kota enggan berkomentar.