Setelah proses verifikasi, akan dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan desa terkait pengelolaannya.
"Prinsipnya kami hanya memfasilitasi penyambungan dan menetapkan iuran. Untuk pengelolaannya diserahkan di desa," terangnya.
Pria yang akrab disapa Yayat itu mengaku, sebernarnya ada 12 desa yang akan menjalin kerja sama. Namun sampai saat ini baru lima desa yakni, Mabodho, Masalili, Kontunaga, Waara dan Kondongia yang nama-nama calon penerima manfaatnya telah diserahkan.
"Kita tidak mau menunggu lama, apalagi ini perintah Pak Bupati. Kita akan secepatnya mengaliri rumah warga di lima desa itu dulu. Desa yang lain itu urusan mereka," ungkapnya. (C)
Reporter: Sunaryo
