Baca Juga: HUT ke-62 Sulawesi Tenggara Dikemas dalam Harmoni Sultra 2026 Dorong Ekonomi Rakyat
Data internal PDAM menunjukkan ratusan aduan sempat masuk dalam waktu singkat, dengan mayoritas keluhan terkait kebocoran pipa dan air yang tidak mengalir. Namun, Sukriyaman menjelaskan, sebagian keluhan tersebut dipicu ketidaktahuan pelanggan terhadap jadwal distribusi.
“Banyak yang mengira tidak mengalir, padahal sebenarnya mengalir, hanya mereka tidak tahu jadwalnya,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal itu, PDAM menyiapkan sistem jadwal layanan terintegrasi berbasis real time agar pelanggan dapat mengetahui waktu distribusi air di wilayah masing-masing.
Selain layanan pelanggan, pembenahan juga dilakukan dari sisi produksi air, mulai dari hulu hingga hilir. Sumber air baku di Sungai Pohara, Konawe, serta kondisi alat produksi menjadi perhatian, termasuk efektivitas dan usia peralatan.
