Pemeliharaan dilakukan secara rutin dan preventif. Berdasarkan uji laboratorium internal, air yang didistribusikan dinyatakan layak konsumsi setelah dimasak sesuai standar.
Di sisi distribusi, kebocoran pipa masih menjadi tantangan utama yang hampir terjadi setiap hari. Kondisi ini dipengaruhi perubahan tekanan air setelah perbaikan dilakukan di titik tertentu.
Selain tantangan teknis, PDAM juga menghadapi persoalan persepsi publik, keterbatasan anggaran, serta kondisi infrastruktur yang perlu pembenahan. Pada awal masa jabatan manajemen, perusahaan tercatat memiliki beban utang sekitar Rp7 miliar dan sempat mengalami keterlambatan pembayaran gaji pegawai.
Namun, kondisi tersebut kini berangsur membaik seiring peningkatan kinerja dan pendapatan perusahaan.
Baca Juga: MAN 1 Kendari Perketat Seleksi dan Disiplin untuk Hasilkan Siswa Berdaya Saing Global
