Ketua Umum PDIP, kata Hasto, sudah lama berdialog dan bahkan jauh sebelum mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bacapres. Begitu pula ketika Megawati bertemu dengan Presiden Jokowi selama tiga jam, pada saat makan sudah membahas berbagai opsi penentuan bacawapres.
“Percermatan sudah lama, bahkan juga memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Siapa? Ya itu nanti nunggu pengumuman dari Ibu Megawati Soekarnoputri, karena Ibu Mega sudah berdialog menerima masukan dari para ketum parpol pengusung Pak Ganjar,” beber Hasto.
Baca Juga: Disokong Suara Demokrat, Prabowo Bisa Menang Tebal di Madura
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Usman Tokan, menginginkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, sebagai pendamping Ganjar. Untuk itu, Usman mendorong Pelaksana tugas (Plt) Ketum PPP, Mardiono, agar berkomunikasi dengan partai lain pendukung Ganjar.
“Kami juga mensosialisasikan Mas Ganjar sebagai capres yang kami dukung. Oleh karenanya, kami serahkan sepenuhnya kepada ketua umum kami, Bapak Muhamad Mardiono, untuk membangun komunikasi politik agar Pak Sandi bisa terpilih menjadi pendamping Mas Ganjar. Itu yang terus kami diskusikan di internal,” ungkap Usman.
