Kata ‘elite’ mulai digunakan sejak abad 17 untuk menyebut kelompok sosial yang unggul. Istilah elite menujukkan adanya perbedaan kelas sosial dalam masyarakat sebagaimana diutarakan oleh Mosca yaitu adanya kelompok elite dan non-elite di masyarakat.
Di mana struktur dalam masyarakat terbagi dalam dua kategori yaitu: Sekelompok kecil manusia yang berkemampuan dan karenanya menduduki posisi untuk memerintah; dan sejumlah besar massa yang ditakdirkan untuk diperintah.
Dalam maksud yang sama Pareto menyebut bahwa masyarakat terdiri dari dua kelas: Pertam, lapisan atas yaitu elite, yang terbagi kedalam elite yang memerintah (governing elite) dan elite yang tidak memerintah (non-governing elite), Moscha menyebut sub elite; kedua lapisan yang lebih rendah yaitu non elite.
Sudah cukup pemilihan Presiden 2019 yang menimbulkan banyak ketegangan antaranak bangsa yang begitu terasa. Sebuah proses yang sama sekali tidak menunjukkan politik yang beradab yang disebabkan permainan para elite politik yang ingin menunjukkan pengaruhnya.
Baca Juga: Koalisi Gerindra dan PKB Belum Kompak
