Berbeda dengan pedagang lainnya seperti Sul (38) akibat wabah COVID-19 dia terpaksa menutup lapaknya. Sebab sepinya pembeli yang datang.
"Yah merosot sekali pembeli sekarang, biasanya kita dapat Rp500 ribu, tapi sekarang syukur kalo dapat Rp150 ribu. Pengunjung juga biasanya 50 orang yang datang, sekarang kadang 10 orang juga sudah nda cukup. Itupun hanya lihat-lihat saja," katanya.
Sul mengatakan, barang yang dia miliki masih stok lama, sebab ia belum ingin memesan lagi. Karena saat ini tak cukup modal lagi untuk mengambil stok baru.
Baca juga: Empat Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Muna
"Barangnya masih bulan lalu, belum pesan lagi. Biasanya kita ambil dari luar Sultra. Barang ini juga kita akan siapkan jelang lebaran Idul Fitri walaupun stok lama," ungkapnya.
