Harga tersebut katanya masih sama, tak ada kenaikan meski menjelang momen lebaran. Pria asal Makassar itu biasa mengambil daging lokal di dalam Kota Kendari, per hari ia bisa menjual satu ekor sapi.
Herry berencana untuk terus membuka lapaknya tersebut hingga hari H Idul Adha. Menurutnya Jalan Poros menjadi jalan yang strategis untuk berdagang karena menjadi jalan keluar masuk orang-orang dari luar kota.
Selain pedagang daging, pedagan ayam kampung hidup juga menjamur di jalan tersebut. Salah seorang pedagang ayam, Ruslan menjual ayam-ayamnya dengan harga yang bervariasi dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per ekornya, tergantung ukuran.
Baca Juga: Ratusan Warga Kolaka Utara Salat Idul Adha Hari Ini
Menurutnya harga yang dijual itu standar, tak ada kenaikan di banding hari-hari sebelumnya. Sehari-hari ia biasa menjual ayam di pasar Anduonohu, karena jelang momen lebaran membuat pasar tersebut terlalu padat, ia mencari alternatif tempat berjualan di pinggir jalan.
