Baca Juga: Judi Togel Merek Neggo 999 dan STM di Delitua Resahkan Warga Deli Serdang

Pembangunan tahap pertama dilakukan di tahun 2017 dengan anggaran Rp 5,8 miliar untuk 100 unit kios dan 44 lapak. Kemudian pembangunan tahap kedua dilakukan tahun 2022 dengan anggaran Rp 2,8 miliar untuk 72 kios dan 24 lods.

Namun, sampai sekarang ada 27 nama pedagang lama yang belum mendapatkan kios atau lods. Ironisnya, meski masih banyak pedagang lama yang belum dapat kios, tapi sudah banyak bermunculan nama-nama baru yang bukan pedagang mendapatkan kios.

"Para pedagang lama kecewa, ada beberapa nama orang baru yang justru mendapatkan 2 sampai 3 kios untuk satu orang. Padahal, masih banyak nama pedagang lama yang belum dapat," tambahnya.

Selain itu, ada juga sekitar 6 kios di posisi terdepan, diklaim untuk perkantoran. Tapi para pedagang menduga ke 6 unit kios itu bukan diperuntukkan untuk kantor.