"Artinya di sini memang sudah jelas bahwa pedagang yang ada, lokalan hari ini tidak akan mampu bersaing dengan Indomaret, berarti secara perlahan-lahan kita sudah menyengsarakan mereka," cetusnya.
Sementara kata dia, hadirnya bupati ataupun DPRD tidak lain hanya untuk kesejahteraan rakyat, yang diharapkan pembangunan untuk masyarakat di Kabupaten Buton untuk kesejahterannya.
"Tolong kaji baik-baik dulu oleh instansi teknisnya, lalu kemudian kita berkumpul di sini bersama masyarakat secara umum. Jangan hanya masyarakat sepotong-sepotong. Pikirkan langkah-langkah yang lebih baik. Mari kita cari solusi yang terbaik,” tambahnya.
Hanafi menyarankan, lebih baik jika pemda berpikir membangun pelabuhan yang berkapasitas kontainer agar pelaku ekonomi/pedagang, bahkan dari Kabupaten Wakatobi datang ke Buton untuk berbelanja.
Sementara, anggota DPRD Buton lainnya, Darmawan menyampaikan, persoalan pertumbuhan ekonomi di Buton tergantung pemerintah daerah sendiri, salah satunya tidak ada kebijakan dari pemerintah untuk membuat pelabuhan kargo untuk angkat muat barang.
