"Berkurang pembeli karena mereka kesulitan masuk. Pelanggan yang tadinya ingin parkir, sekarang enggan karena khawatir menghalangi kendaraan yang lewat. Malam tahun baru pun sepi. Saya sampai menunggak cicilan tiga bulan, karena saya ambil kredit untuk usaha ini di bank," ujar Ratna, salah satu pedagang di kawasan eks MTQ kepada Telisik.id, Rabu (02/01/2025).

Anna, pedagang sembako yang juga berjualan di sekitar eks MTQ mengungkapkan, penurunan pendapatan juga terjadi akibat tidak maksimalnya alat pompa bahan bakar yang ia gunakan. Hal ini disebabkan oleh trotoar besar yang menghalangi jangkauan selang pompa ke kendaraan pembeli.

Baca Juga: Pelajar di Kendari Bentrok di Tengah Jalan, Gunakan Kayu dan Batu

"Penjualan yang dulu bisa mencapai 2 juta per hari, kini hanya sekitar 1 juta lebih setelah adanya pembangunan trotoar ini," ungkapnya.

Penataan pendestrian di kawasan Tugu Eks MTQ, Jl. Supu Yusuf, Kelurahan Bende, Kota Kendari, merupakan bukti komitmen dan konsistensi mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup.