WAKATOBI, TELISIK.ID - Pedagang hewan kurban di Wakatobi mengaku mengalami penurunan omzet. Menurutnya, daya beli masyarakat menurun akibat pandemi COVID-19.

Salah satu pedagang hewan kurban, Marten (60) mengatakan, tahun lalu, walaupun sudah masuk masa pandemi COVID-19, dia masih bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan banyak. Tapi tahun ini keuntungannya sangat sedikit.  

Tak ada pilihan lain, pedagang yang sengaja datang dari Kabupaten Ruteng, Provinsi NTT ini, terpaksa menurunkan harga kambing miliknya untuk menarik minat pembeli.

“Tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Sekarang sangat sepi pembeli, padahal saya sudah beberapa hari di sini. Namun sampai  sekarang sudah mendekati Idul Adha, baru bisa terjual beberapa ekor saja,” keluh Marten, Jumat (16/7/2021).

Kepada Telisik dia menceritakan perjuangannya mengadu peruntungan di Wakatobi. Namun harapannya membawa pulang uang untuk keluarganya pupus, dan harus rela menerima kenyataan bahwa pandemi telah merusak impiannya.