Sama hal dengan pedagang lainnya, Arni menuturkan, langkah itu dilakukan dari pada ikan tidak terjual dan mengakibatkan ikan busuk.
"Karena mahal, banyak pembeli juga mengeluh. Jadi supaya ikannya terjual habis yang seharusnya harga Rp 50 ribu, kita jualnya Rp 25 ribu," bebernya.
Pedagang lainnya, Dedeng mengungkapkan, 3 hari sebelumnya ikan masih sangat sedikit dan mahal. Mereka berani mengambil ikan dengan harga mahal dari nelayan, karena mereka kira ikan masih sangat sedikit di pasar yang disebabkan cuaca buruk.
"Ternyata di sorenya ikan banjir, jadi otomatis harga ikan murah," ujarnya.
Baca Juga: Kapal Tenggelam, 4 Nelayan Wakatobi Ditemukan Selamat
