KENDARI, TELISIK.ID – Pedagang Kali Kadia, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, yang tergusur sejak pertengahan 2023, mengaku merasa dibohongi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara.

Mereka sebelumnya dipindahkan sementara ke kwasan eks MTQ, Pasar PKL, dan Tapak Kuda dengan janji akan diberi kios baru yang lebih tertata dan seragam setelah dilakukan revitalisasi. Namun hingga kini, janji tersebut tak kunjung terealisasi.

Wandi (28), salah seorang pedagang buah yang terdampak penggusuran, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Pemkot Kendari.

Baca Juga: RS Oputa Yi Koo Sultra Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Jantung

“Kami digusur dengan iming-iming akan diberi tempat jualan baru setelah revitalisasi selesai, namun sampai sekarang belum ada kejelasan. Tempat yang seharusnya jadi kios baru malah dijadikan taman,” ungkap Wandi, Minggu (22/12/2024).