WAKATOBI, TELISIK.ID – Pasar Sentral Wakatobi, yang dulunya menjadi pusat perekonomian di Pulau Wangi-Wangi, kini mengalami kondisi memprihatinkan akibat minimnya pengelolaan.
Infrastruktur yang tidak memadai, ketiadaan air bersih untuk sanitasi, serta pembagian kios yang menuai protes menjadi masalah utama yang dikeluhkan pedagang.
Ironisnya, meskipun Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 23 Tahun 2011 Pasal 14 mengamanatkan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas pasar yang layak, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya.
Bahkan, satu tempat sampah pun tidak tersedia di dalam pasar, mencerminkan rendahnya perhatian terhadap kebersihan dan kenyamanan pedagang serta pengunjung.
Baca Juga: Pasar Rakyat Burangasi Kembali Dibuka, Pedagang Berharap Ramai Pembeli
