Dia menjelaskan bahwa Pasar Baru kini sepi pembeli, yang menyebabkan beberapa pedagang memutuskan untuk mencari pasar alternatif.

“Sebenarnya, masalahnya adalah kurangnya pembeli. Pedagang mencari pembeli yang tidak ada, sehingga banyak yang akhirnya pulang tanpa hasil,” tambah Nanring.

Misar Wati (37), pedagang lainnya, menambahkan bahwa Pasar Baru pernah berada di masa kejayaannya sekitar tahun 2018. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar tersebut semakin sepi.

“Kami berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas terhadap pasar-pasar ilegal dan pedagang yang berjualan di jalanan. Kami merasa sangat tertekan dengan kondisi saat ini,” kata Misar.

Misar juga menyebutkan bahwa pasar-pasar ilegal, seperti yang ada dekat The Park, seharusnya tidak dibiarkan berdiri.