KENDARI, TELISIK.ID – Sepinya pengunjung di Pasar Sentral Wua-Wua Kota Kendari berdampak pada minimnya pendapatan pedagang.

Sebagian pedagang di pasar dengan bangunan megah itu kadang harus pulang dengan tangan kosong alias tidak membawa uang sepeserpun.

Mereka tidak mendapatkan pembeli. Sebab masyarakat diprediksi lebih senang membeli di pedagang kaki lima (PKL) yang banyak menjamur di Kota Kendari.

“Biasanya kita pulang kosong, paling tinggi Rp 200.000 – Rp 300.000,” cerita seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu (13/2/2021).

Karena jarang ada pembeli, beras dan telur yang ia pasarkan sudah tersimpan hingga berbulan-bulan.