KENDARI, TELISIK.ID – Proyek pedestrian di kawasan eks MTQ yang menjadi ikon baru Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, kini menuai berbagai keluhan, terutama dari kalangan pedagang yang merasakan langsung dampak dari proyek ini.

Dua masalah utama yang kerap dikeluhkan oleh warga dan pelaku usaha adalah banjir yang menggenangi kawasan tersebut setiap kali hujan deras, serta keterbatasan lahan parkir di sekitar area pedestrian.

Pantauan telisik.id di sepanjang pedestrian, terutama di area Eks MTQ Kendari, terlihat beberapa kendaraan parkir di bibir jalan hingga di bahu jalan, sementara area parkir yang tersedia sangat terbatas.

Salah seorang pedagang, Randa, yang berjualan di kawasan tersebut mengungkapkan keluhannya terkait masalah banjir yang sering menggenangi jalan raya setelah hujan deras.

“Setiap kali hujan deras, kawasan pedestrian ini sering tergenang air setinggi betis orang dewasa. Kami khawatir jika hujan terus berlanjut air akan masuk ke tempat kami berjualan dan mengganggu aktivitas usaha kami,” ungkap Randa, Kamis (9/1/2024).