Selain itu, Menkes Budi menyebut, rencana ini merupakan bagian dari transformasi digital kesehatan bidang layanan kesehatan.

Selama ini, data imunisasi anak dicatat menggunakan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).

Dengan rencana tersebut maka sistem pendataan imunisasi anak tak akan dilakukan lagi secara manual, tetapi pencatatan akan langsung tersimpan di aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Aksi May Day, Ini 18 Tuntutan Massa Buruh

Upaya digitalisasi data imuniasi, kata Budi, akan memudahkan pengaksesan bahkan sampai belasan tahun ke depan.