"Tapi alhamdulillah sudah keluar dari rumah sakit," tambahnya.

Setelah itu, satu orang lagi pegawai bagian staf penyelenggara syariah terdiagnosis COVID-19. Lanjut Marwijid, sebelum divonis terpapar COVID, staf perempuan itu dibawa ke rumah sakit.

"Karena di tempat tinggalnya dia merasakan sakit, agak flu berat, kemudian dibawa di rumah sakit hari Jumat (4/9/2020), dinyatakan PDP dan hasil swab-nya pada hari Sabtu (5/9/2020) dinyatakan positif," jelasnya.

Kendati begitu, pelayanan kantor tetap dilakukan meskipun dilakukan dari rumah (work from home).

Reporter: Musdar