Lebih lanjut, Damin menyampaikan rasa terima kasihnya pada warga Kota Kendari yang telah bersabar tidak mendapatkan layanan air PDAM sekira lima hari.

Dia berharap, pemindahan pipa ini bisa semakin memperbaiki layanan air PDAM yang sering terganggu karena berada di titik rawan longsor.

Sebelumnya, tanggal 16 Desember lalu, PDAM Kota Kendari mulai mengerjakan pemindahan pipa induknya di jalan Poros Pohara, karena akan dilakukannya perbaikan jalan di lokasi itu.

Jalan di lokasi itu longsor dan menyebabkan kerusakan pada pipa PDAM. Pemindahan dilakukan agar posisi pipa bisa lebih aman.

Akibat pemindahan pipa Dcip ukuran 600 mm itu, layanan air PDAM dihentikan sementara waktu di enam kecamatan, yakni Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Puwatu, Kadia dan Kecamatan Wua-Wua. (B)