Pasalnya para pemudik dari berbagai penjuru mulai berdatangan untuk melakukan lebaran Idul Fitri di kampung halamannya, para penumpang juga sudah mulai desak-desakan menuju pintu masuk pelabuhan.

Ia juga menyaksikan bagaimana antrean kendaraan roda dua hampir sepanjang 50 meter, sedangkan antrean roda empat harus terpisah, sementara ini jumlahnya lebih sedikit namun sudah berada di area pelabuhan sejak subuh.

"Kita ini harus menunggu waktu 7 jam untuk bisa tembus dan baru bisa masuk dalam kapal," katanya, Sabtu (15/4/2023).

Ia juga menambahkan, kondisi seperti itu memang harus ada antisipasi dari pihak pelabuhan untuk meminimalisir membludaknya penumpang, sebab puncak arus mudik lebaran Idul Fitri diprediksi terjadi 19-21 April 2023.

"Kita ini sengaja pulang cepat karena rindu orang tua, sekaligus untuk mengindari kepadatan penumpang ternyata tetap saja harus mengantre," ucapnya.