Berdasarkan pantauan Telisik.id, pelabuhan penyeberangan fery Tobaku-Siwa tampak sepi, bahkan tidak ada antrian penumpang baik di loket pembayaran tiket maupun saat memasuki kapal. Begitupun dengan kendaraan roda empat dan truk juga tidak terlihat adanya antrian.
Baca Juga: Baru 1.525 Nakes di Kolaka Divaksin COVID-19, Sisanya Target Sebelum Lebaran
Kata Samsul, dockingnya dua kapal fery juga tidak berpengaruh signifikan bagi kendaraan roda empat maupun truk pengangkut logistik, karena mereka lebih memilih menggunakan jalur darat (melingkar) dibanding menunggu berjam-jam di Pelabuhan Tobaku.
"Jadi kalau dari pelabuhan penyeberangan Tobaku menuju Siwa tidak ada antrian kendaraan, karena sebagian dari mereka memilih melingkar lewat jalur darat. Sedang yang mengantri itu pelabuhan penyeberangan Siwa menuju Tobaku," terangnya.
Selain pandemi COVID-19, lanjut dia, kehadiran kapal cepat Viber dengan rute yang sama juga mempengaruhi jumlah penumpang kapal fery.
