“Pelabuhan ini memang sudah tidak layak lagi, kami telah berkoordinasi langsung OPD (organisasi perangkat daerah) terkait agar segera menindaklanjuti,” jelas Adios, Kamis (1/5/2025).
Mengenai anggaran untuk revitalisasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buton Selatan, Insanu, memastikan sudah dialokasikan. Saat ini telah diusulkan ke tahap perencanaan dan sudah menyiapkan dokumen yang diperlukan pada proses lelang proyek.
Proyek ini ditargetkan akan mulai dikerjakan pada pertengahan Mei 2025 ini, dengan membutuhkan 90 hari kerja dan rampung dikerjakan pada Oktober 2025 mendatang.
“Pertengahan Mei ini kita mulai bergerak dan selesai pada Oktober (2025),” terang Insanu.
Perbaikan kerusakan pada pelabuhan, menurut Insanu, bukan menambal sulam lubang yang ada. Sebaliknya, konstruksi akan diperkokoh. Cara ini dianggap lebih tahan terhadap kondisi alam sekitar, seperti hembasan ombak yang sering terjadi pada musim angin barat.
