Selain itu, jarak tempuh yang cukup jauh jika menyeberang melalui Pelabuhan Kolaka menuju Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebabkan adanya pergeseran penumpang Kolaka yang lebih memilih berangkat ke Sulsel melalui Pelabuhan Tobaku-Siwa.
"Dan kita harus antisipasi itu dengan penambahan armada, sehingga dengan kehadiran KMP New Rose yang ukurannya lebih besar dan lebih bagus jika dibanding KMP Camelia dan Merak yang lebih dulu telah beroperasi, bisa memberikan pelayanan maksimal bagi penumpang," terangnya.
Di tempat terpisah, perwakilan perusahaan PT Trans Mandiri, Samsul Bahri, saat dikonfirmasi membenarkan jika perusahaan tempat dia bekerja akan melakukan penambahan armada di bulan Januari 2020.
"Itu betul, hanya saja sampai saat ini belum ada kepastian tanggal berapa kapal tersebut akan mulai beroperasi mengingat masih ada pembenahan yang sampai saat ini belum selesai. Mudah-mudahan Januari semua sudah kelar," kata Samsul Bahri.
Baca Juga: Kadis Pendapatan dan PTSP Dinonjob
