Sementara itu, Kepala SMKN 5 Kolaka Utara, I Wayan Jaman mengatakan, belum mengetahui secara pasti motif siswanya melakukan hal tersebut, meski demikian ia bersama guru lain akan berupaya memediasi kedua belah pihak.
"Tidak dikeluarkan. Kami tetap akan mlakukan pembinaan terhadap siswa kami," tegasnya.
Diketahui, peristiwa itu terjadi di SMKN 5 Kolaka Utara yang terletak di Desa Latali, Kecamatan Pakue Tengah. Ke-11 pelaku yang melakukan penyerangan menggunakan badik, parang, dan balok kayu terhadap temannya sendiri berstatus pelajar kelas X dan XI. (B)
Penulis: Muh Risal H
Editor: Kardin
