Atas kejadian itu, pihaknya kemudian membuat laporan ke Mapolrestabes Medan sesuai dengan surat laporan STTLP/1300/IV/YAN/2.5/022/SPKT/ Polrestabes Medan/ Polda Sumut.

Wanita ini sudah mencoba berkomunikasi dengan keluarga HB. Tapi mereka malah menyudutkan Bunga.

"Kami malah diancam-ancamnya agar kami tidak ganggu anaknya Si HB, dan bila tidak ia akan melaporkan kami ke Polisi. Kami meminta agar pihak kepolisian menindaklanjuti laporan kami," terangnya.

Nenek Bunga berinisial RS mengaku, sangat terkejut melihat celana dalam Cucunya itu saat dia mencuci pakaian.

"Saya mau cuci pakaian, saya lihat celananya ada darah, saya tanya lah sama Bunga, saat itu tak mau mengaku dia," ucapnya.