Baca juga: Diduga Stres, Buruh Harian Tewas Bunuh Diri
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, siswi SMA, Bunga (bukan nama sebenarnya), mengenal pelaku lewat WhatsApp.
Warga Kelurahan Lalodati, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari ini, pada Sabtu malam (31/10/2020) kembali dihubungi oleh pelaku melalui WhatsApp dan meminta tolong agar korban menjemputnya untuk mengambil pakaian di perbatasan Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga.
Setelah bertemu, pelaku membonceng dan membawa korban di tengah hutan perbatasan Labibia dengan Kecamatan Lalonggasu Meeto. Karena suasana sepi, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan suami istri, namun korban menolak. Diduga karena korban terus menolak, pelaku yang sudah kesetanan langsung menganiaya dan mencekik leher korban hingga jatuh pingsan.
Dan saat korban pingsan, pelaku dengan leluasa melampiaskan nafsu bejatnya. Setelah tersadar, korban kaget dirinya sudah tidak mengenakan celana. Pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun. Korban juga diancam akan dibunuh. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.
