"Barang bukti yang disita didominasi sepeda motor yang berjumlah 72 unit," kata Indra, Senin (29/7/2024) di sela-sela pres rilis hasil Operasi Patuh.
Belum lagi, STNK disita sebanyak 68 naik 209 persen dan SIM 40 naik 67 persen. Beda halnya dengan kecelakaan lalu lintas yang mengalami penurunan dari tiga tahun 2023 menjadi dua. Tidak ada korban meninggal dunia. Korban yang mengalami luka ringan turun dar tiga orang menjadi dua. Begitu pula kerugian materil turun dari Rp 10 juta menjadi Rp 1 juta.
Baca Juga: Operasi Patuh Anoa, Ini Pesan Kapolres Muna
Indra menerangkan, tingginya pelanggaran lalu lintas dibanding tahun 2023, dikarenakan tahun 2023 lalu hanya difokuskan pada teguran. Sedangkan tahun ini dibolehkan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata yang bisa menyebabkan fatalitas tinggi.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muna, AKP Sarif menerangkan, operasi dilakukan stasioner dan patroli. Jenis pelanggaran yang menjadi perhatian kasat mata berupa penggunaan helm standar, knalpot brong dan komponen kendaraan spion dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). (B)
